Jumat, 18 Januari 2019

Salah satu kekayaan Bangsa ini adalah tentang kuliner tradisionalnya. karena dari masing masing kota memiliki kuliner yang berbeda. Perbedaan perbedaan makanan yang kaya akan cita rasa Nusantara itu, masing-masing mempunyai ciri khas yang sangat unik dan penuh historis.
Nah, ngomongin masalah makanan tradisional, ternyata Tangerang juga mempunyai banyak jenis makanan tradisional juga loh, mulai dari cemilan-cemilan ringan, hingga makanan berat pun bisa kamu jumpai.
Jika sebelumnya Laksa Tangerang adalah salah satu makanan yang populer di Tangerang, namun ternyata masih banyak lagi jenis dan jajanan khas Tangerang yang mempunyai cita rasa dan dijamin dapat menggugah selera makan kamu. Oke TNGers, kali ini AboutTNG akan berbagi sedikit informasi mengenai 5 makanan tradisional khas Tangerang yang perlu kamu ketahui. Berikut ulasannya :
  1. Nasi Bakar Sumsum
Nasi Bakar Sumsum
Nasi Bakar Sumsum
TNGers, untuk jenis kuliner yang satu ini, bagi kamu yang familiar, pasti sekilas sudah bisa menebak dari namanya saja. Ya, Nasi Bakar Sumsum, sebuah menu makanan yang terdiri dari sumsum sapi atau kerbau ini merupakan salah satu jenis kuliner makanan khas Tangerang, yang keberadaan sudah ada sejak tahun 1941 silam loh. Biasanya kebanyakan warga dalam menyantap nasi sumsum ini, lebih cocok pada waktu siang hari, karena suasana yang terik di rasa pas untuk melahap makanan ini.
Dalam proses pengolahannya tergolong unik, nasi sumsum dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang terlihat seperti lontong atau lemper yang berukuran panjang. Bahkan saat disajikan warna nasinya nampak berbentuk kemerah-kemerahan seperti halnya nasi goreng. Lalu nasi yang telah matang kemudian dicampur dengan berbagai macam rempah dengan cara diaduk, kemudian setelah diaduk barulah sumsum ditambahkan, dan setelah itu dilakukan proses pembakaran sampai matang hingga merata, proses pembakaran nasi sendiri bertujuan untuk mengaslikan aroma serta cita rasa khas yang dipercaya dapat membangkitkan vitalitas juga loh TNGers.
Selain rasanya orisinal, dalam menyantapnya bisa pula dengan ditambah lauk pelengkap, seperti otak-otak ikan, sate kerbau, dan sate sapi. Dijamin makanan ini memiliki cita rasa yang sangat gurih dan lezat. Namun sayangnya keberadaan nasi sumsum kini kian langka di Tangerang, tetapi masih juga bisa ditemui dibeberapa warung makan yang masih mempertahan warisan dari nenek moyang. Untuk kamu TNGers, bagi yang penasaran, yuk jelajahi makanan yang satu ini. Jangan sampai kekayaan kuliner bangsa kita terggerus dengan kuliner bangsa asing yang semakin berjamur di tanah air.
  1. Sayur Besan
Sayur Besan
Sayur Besan
Makanan khas Tangerang yang selanjutnya adalah sayur besan. Jika diperhatikan secara seksama, selain namanya yang unik, kuliner yang satu ini juga memiliki asal usul yang unik pula nih TNGers, sehingga dinamakanlah sayur besan. Jika menelisik mengenai sejarahnya, kuliner ini sudah ada sejak abad ke-17 loh, hal ini dikarenakan banyaknya kebun tebu di daerah kawasan Batavia dan Tangerang ketika itu. Terlebih Biasanya makanan ini selalu dihidangkan pada saat acara perkawinan atau dalam istilah di masyarakat kita dikenal dengan sebutan nge-besan.
Makanan ini memiliki cita rasa yang gurih, dalam proses pembuatannya, berasal dari berbagai bahan-bahan seperti kentang, santan, telur dan terubuk (Telur tebu), dengan tambahan ubi petai dan kacang panjang. Kuliner yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi warga Betawi dan warga Tangerang selatan yang kebanyakan menyukai kelezatannya. Namun seiring berjalannya waktu, keberadaan sayur besan semakin sulit ditemukan, karena sulitnya memperoleh bahan-bahan utama, yakni telur tebu atau terubuk, ditambah dengan harganya yang semakin mahal dan langka.
Namun, jangan khawatir TNGers, karena masih ada yang menjajakan makanan ini, dan masih bisa kamu dapatkan. Yakni salah satunya terdapat di warung makan Mpo Iyoh, yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat Timur. Kota Tangerang Selatan. Banten. Harganya pun relatif murah, cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp. 8.000,” kamu sudah bisa merasakan kelezatan sayur besan khas Tangerang ini. TNGers. yuk, tunggu apalagi, segera kunjungi sayur unik ini, dan rasakan sensasi kelezatannya.
  1. Garang Asem
Garang Asem
Garang Asem
Sekilas namanya terlihat garang, tetapi untuk kuliner yang satu ini, dijamin dapat pula menggugah selera lidah kamu agar lebih garang juga loh TNGers. Yap. Garang asem, adalah salah satu menu yang dimasak dengan cara dikukus. Namun sebelumnya dibungkus terlebih dahulu dengan menggunakan daun pisang. Garang asem merupakan menu makanan khas Tangerang yang memiliki keunikan tersediri. karena varian rasa yang didapat ketika mencicipi makanan ini di dominasi oleh rasa asam dan pedas.
Makanan tradisional ini terbuat dari ayam yang sudah dipotong-potong menjadi bagian-bagian kecil, seperti dada, sayap, dan kepala. Potongan cabai dan belimbing sayur adalah bahan sumber rasa asam. Belimbing sayur juga dikenal dengan manfaat yang baik sebagai bahan makanan. Selain mendapatkan manfaatnya, kuliner yang satu ini pun biasa disajikan dengan lauk pendamping, yang terdiri dari bumbu-bumbu bahan makanan, yakni antara lain ayam kampung, cabai rawit merah dan hijau, tomat hijau muda.
Dan kebanyakan dalam sajiannya menggunakan ayam kampung, karena ayam kampung akan terasa lebih lembut dan empuk dibanding ayam yang lain. Setelah itu dibungkus dengan daun pisang, diberi bumbu dan air secukupnya, dan dikukus selama kurang lebih 45 menit. Agar garang asem tidak bocor, biasanya daun pisang dilapisi dengan plastik agar tahan hawabpanas di dalamnya. Untuk kuliner yang satu ini, cukup banyak tempat yang masih menjual garang asem ini nih, seperti salah satunya terdapat di Jalan Perintis Kemerdekaan 1, Cikokol (bertepatan di belakang Tangerang City Mall), Kota Tangerang. Banten. Nah, tunggu apalagi, masakan ini bisa menjadi refrensi bagi kamu TNGers, untuk menikmati makanan khas kota tercinta.
  1. Pecak Gabus
Pecak Gabus
Pecak Gabus
Oke, untuk makanan kali ini, sumber bahannya berasal dari aliran sungai loh, yap. Namanya “Pecak gabus” merupakan sebuah masakan yang memang berbahan dasar ikan gabus. Salah satu makanan khas Tangerang ini memiliki cita rasa yang pedas dan gurih. Jika melihat dari sejarahnya, Pecak gabus merupakan kuliner yang sudah ada dan diwariskan oleh orang Betawi, dan keberadaannya telah lama populer di Tangerang yang dahulu tinggal di kawasan dataran rendah berawa dan bermuara sungai, atau sekarang biasa dikenal sebagai daerah sungai Cisadane yang terletak di Kota Tangerang. Banten.
Dalam proses pembuatannya, dengan menggunakan Bahan dasar dari bumbu-bumbu yang terdiri dari daun lengkuas, asam jawa, salam, kunyit, jeruk, jahe, lengkuas, bawang dan cabai yang kemudian dibakar. Menu kuliner yang satu ini dijamin sangat memanjakan selera makan kamu dalam melahapnya, karena isi daging ikan gabusnya yang begitu gurih dan tidak meninggalkan bau amis sedikit pun.
Kuahnya juga dihasilkan dari rebusan rempah dengan warna bening. Dan saat dicicipi, bumbunya juga terasa pedas, sehingga membuat siapapun yang menyantapnya, akan merasakan rasa segar dan sensasi yang berbeda di lidah. Yeah It’s Delicious for Tradicional Culinary. Untuk menemui masakan yang satu ini, kamu bisa langsung kunjungi, tepatnya berada di salah satu rumah makan yang terletak di Jalan Aria Jaya Sentika, Kampung Sumur Pacing, Karawaci, Kota Tangerang. Banten. Jadi tunggu apalagi TNGers, jangan sampai kelewatan untuk mencicipinya.
  1. Dodol Cilenggang
Dodol Cilenggang
Dodol Cilenggang
Siapa sih yang tidak tau dodol. Yap, jenis makanan yang satu ini sudah tidak asing lagi nih TNGers. Bila berkaca pada sejarah. Dodol merupakan cemilan yang populer, asli khas Indonesia. Jenis makanan manis ini selalu menjadi keunikan tersendiri, mulai dari varian rasa, maupun bentuknya. Jika sebelumnya dodol terkenal di kawasan Bogor. Jawa Barat.
Ternyata Tangerang selatan juga mempunyai dodol yang kental akan ciri khasnya, yakni dodol cilenggang. Cemilan khas Betawi ini terbuat dari bahan tunggal, yakni beras ketan. Menariknya, dodol asli Cilenggang ini, mempunyai ciri khas yang berbeda dari dodol kebanyakan di pasaran. Bahkan bisa bertahan sampai 3 bulan lamanya loh. Mengenai harganya relatif terjangkau, yang berkisar mulai dari Rp.28.000,”- Rp.30.000,” per-kilogramnya.
Bahkan makanan ini sudah menjadi menu utama, khususnya bagi warga Cilenggang dan warga Tangerang Selatan pada umumnya. Karena keberadaannya banyak diproduksi secara rumahan. Sehingga mudah dijumpai. Nah, untuk itu, bagi kamu, jika ingin merasakan nikmatnya sajian dodol ini, bisa langsung mengunjungi ke rumah Dodol Mugi Jaya (DMJ) yang terletak di Jalan Cilenggang 1 Pelayangan, RT 04 RW 02, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Banten. TNGers, bagi yang menyukai jenis makanan ini, yuk nikmati sajian khasnya, yang dijamin kamu bakalan ketagihan untuk mencicipinya kembali.
Nah Itulah beberapa ulasan mengenai makanan khas Tangerang yang patut untuk kamu coba, dan kamu juga bisa langsung mengunjungi tempat-tempat yang menjajakan kuliner yang berada di wilayah Tangerang. Karena tentu akan terasa kurang lengkap, bila belum menikmati wisata kuliner yang dapat menggugah selera dan memanjakan lidah pastinya. Untuk kamu TNGers, semoga informasi mengenai makanan tradisional Tangerang ini, bisa membantu untuk menambah wawasan menggenai menu makanan yang patut untuk dicicipi. So, Let’s Move ..
Meski masuk dalam kawasan kota besar, Jabodetabek, Tangerang masih sering dinomorsekian-kan soal wisata dan kulinernya. Banyak orang lebih memilih langsung ke Jakarta atau Bogor. Padahal kekayaan makanan khas Tangerang juga gak kalah, lho.
Kalau kamu sedang jalan-jalan ke Tangerang, kamu harus mencicipi beberapa kuliner atau makanan khas Tangerang. Seperti di bawah ini:

1. Emping menes

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyatokopedia.com
Kamu doyan makan blinjo, gak? Blinjo atau emping ini ternyata menjadi ciri khas Tangerang juga, lho! Banyak sekali yang menjadikan emping menes sebagai oleh-oleh khas dari Tangerang.

2. Sate bandeng

ADVERTISEMENT
8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyamerahputih.com
Kalau biasa memakan daging bandeng bakar, maka kamu wajib cobain makan bandeng yang sudah disate. Tenang saja, makannya gak susah karena satenya besar, tanpa tulang pula. Makan jadi gak ribet, deh! Harganya pun cukup terjangkau dan rata-rata di bawah Rp 50 ribu.

3. Kue jojorong

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyaksmtour.com
Dibungkus dengan daun pisang dan memasaknya dengan cara dikukus, kue jojorong ini terasa manis dan sangat cocok untuk dijadikan makanan penutup. Kalau Ramadan, kue ini biasanya dijadikan hidangan buka puasa. Harganya pun tak mahal, yakni hanya Rp 5.000 saja.

4. Nasi sumsum

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyaindonesiakaya.com
Kalau kamu suka makan tulang sumsum, dijamin kalian juga suka makan nasi sumsum ini! Selain nasi dan sumsum, ada pula tambahan rempah-rempah di dalamnya. Nasi ini dibakar supaya mengeluarkan aroma yang gurih.

5. Bebek sate

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyaharianindo.com
Kalau biasanya sate terbuat dari daging ayam, sapi, kelinci ataupun kuda, nah kamu bisa menjumpai sate bebek di Tangerang. Tenang saja, daging bebeknya empuk dan penuh rasa, kok! Harganya memang sedikit lebih mahal daripada sate ayam, tetapi worth it  banget buat dicicipi.

6. Kue apem

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyayoutube.com/information
Terbuat dari campuran antara tepung beras dan singkong, kue apem memang paling mantap disajikan dengan gula Jawa atau sirup. Endes banget!

7. Gecom

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyabankjim.com
Suka makan taoge dan oncom? Wah, makanan khas Tangerang yang satu ini pasti cocok banget buat kamu, karena merupakan perpaduan dari keduanya. Ditambah dengan kecap sekaligus bumbu kacang, rasanya unik dan gurih banget!

8. Sayur besan

8 Makanan Khas Tangerang, Rugi kalau Belum Menjajal Kenikmatannyaresepmasakan.com
Kebalikan dari besan yang biasanya menyebalkan, sayur besan ini justru melekat di hati. Bahan yang digunakan pun unik, yaitu dari bunga tebu. Dinamakan sayur besan karena biasanya dihidangkan untuk para besan.
Nah, kan menggugah selera banget. Buat kamu warga Jakarta atau sedang singgah di sana, jangan lupa mampir ke Tangerang dan cobain aneka kuliner khasnya ya. Hati-hati gagal move on!

Kamis, 17 Januari 2019

REVIEW

Haiii! Selamat datang di web saya.
Kali ini saya akan mereview tentang Makanan dan Masakan sunda yang keninian banget
Indonesia yang mempunyai beragam jenis seni, budaya juga suku. Dan salah satu suku yang berada di Indonesia adalah suku Sunda. Suku sunda berada di daerah jawa barat. Dan makanan adalah salah satu yang menjadi ciri khas dari tiap daerah juga. Memiliki berbagai macam cita rasa yang berbeda.

Masakan Khas Sunda


Di sunda itu salah satu yang menjadi daya tarik orang-orang buat datang traveling ke daerah tanah sunda, apalagi Bandung yang menjadi ibu Kota Jawa barat adalah karena ragam kulinernya. Yang enak pisan.
Dan Kali ini saya, sebagai orang sunda asli (USA) bakalan ngebahas makanan-makanan yang menjadi ciri khas orang sunda dan jawa barat tentunya. Maka dari itu, kamu yang mau berencana ke bandung atau ke daerah jawa barat harus baca dulu artikel ini. Atau jika kamu ngincer orang jodoh sunda harus tahu semua jenis makanan ini, hahaha.. Siapa tahu nanti ditanya calon mertua ditanya nya makanan, bukan kerjaan ðŸ˜€

Masakan Khas Sunda Colenak

Colenak, nama yang terdengar aneh bukan? Hehe Biasanya orang sunda menamakan sesuatu hal apalagi makanan, berupa singkatan-singkatan dari kata-kata. Colenak adalah “Dicocol Enak”. (Kata-kata dicocol jadi inget Mimi Peri ya saya. Huft!)
Colenak merupakan makanan khas sunda dan makanan khas jawa barat yang berbahan dasar singkong setelah itu dibuat tape, jadilah tape singkong. Tape singkong ini orang sunda biasa menyebutnya dengan Peuyeum.
Untuk membuatnya sangat mudah, kamu hanya perlu menyediakan peuyeum, santan, parutan kelapa, gula pasir dan gula merah. Agar ada wewangian maka ditambahkan daun pandan. Dan setelah itu dimasak dengan cara dipanggang hingga kecoklatan.
Rasanya sangat nikmat, apalagi ditemani dengan teteh yang hangat (maksudnya teh, wkwkw :D) setelah itu diberi saus gula aren dan taburan parutan kelapa. Wih enak banget ya, ngebayangin aja udah enak, apalagi nyobain. Jos gandos enak pisan.

Gehu

Wah gehu cuy, apaan tuh? Gehu artinya Toge Tahu. Ini adalah gorengan yang biasa dijual oleh mang-mang dipinggir jalan. Gorengan gehu ini sudah menjadi makanan khas sunda yang paling terkenal setelah bala-bala. ðŸ˜€ hehehe
Untuk membuat tehu, sangat mudah sekali. Kamu hanya butuh menyediakan bahan penting yaitu terigu, toge dan jangan lupa pakai tahu. Kalo ngga ada tahu jadinya bukan gehu tapi Tege (Terigu Toge).
Tapi seiring berjalannya waktu dan mungkin harga toge terlalu mahal (ngarang). Makanya sekarang-sekarang banyak diisi sama ragam sayuran. Makna gehu nya sedikit demi sedikit mulai memudar. Dan sekarang, banyak yang pake tahu kuning. Padahal aslinya Tahu sumedang yang dipakai.

Salah satu kekayaan Bangsa ini adalah tentang kuliner tradisionalnya. karena dari masing masing kota memiliki kuliner yang berbeda. Perbeda...